Dai Milenial Yang Pernah Berdakwah Kepada Binatang


Era bonusgrafi di Indonesia ini, ternyata di Kota Atlas masih ada pemuda yang aktif dalam berdakwah. Dai muda ini tinggal di Jl. Tarupolo Rt/Rw 08/10, Gisikdrono, Semarang Barat.

Sejak kelas lima SD Akbar Kamzul Fikri (23) sudah mengenal dunia dakwah. Pasalnya ia sangat mengidolakan sosok Alm Zainudin MZ.



Waktu MTs dan MA, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amin Mranggen, Demak, menjadi tempat ia mengenyam pendidikan agama. Disinilah tempat awal ia menjadi semakin terbentuk, khususnya dalam hal kajian agama.


Pernah suatu saat, ia mempraktekan materi dakwahnya untuk melatih retorika berbicara. Riwayatnya, dibelakang tersebut hanya terdapat tumbuhan liar dan beberapa binatang unggas seperti ayam dan bebek. Sehingga binatang unggas dan tumbuhan itulah yang ia jadikan mad'unya.


Perjuangan demi perjuangan ia lakukan, sampai pernah suatu ketika mengkuti lomba dai sekabupaten demak. "Allahamdulillah di waktu masih MA saya pernah juara dua sekabupaten demak," ungkapnya pada Minggu, (2/8), saat mengingat kenangan masa sekolahnya.


Kang kyai sapaan akrabnya, sekarang masih mengenyam pendidikan tinggi di UIN Walisongo, Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Sejak mengikuti organisasi di kampus, munculah relasi yang membawanya melakukan dakwah ke SeJateng.



Selain itu, kang kyai memiliki rutinan di daerah Semarang seperti Telogosari, Kedungpane dan Kalibanteng.

Menurutnya, dakwah di era sekarang harus pandai dalam membuat konsep, karena masyarakat tidak suka yang bersifat monoton. "Bagaimanapun saya harus lucu dan harus bisa cerita yang bagus," ia mencontohkan salah satu konsep yang dilakukanya.

Reporter: M M Kamal A

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Nikada. Diberdayakan oleh Blogger.